28
Mar
10

What Leads to Success?

Beberapa hari yang lalu saat sedang browsing, saya menemukan sebuah video yang menarik. Dalam video yang direkam pada tahun 2005 di California itu, seseorang bernama Richard St. John mencoba menjelaskan apa yang akan membawa kita kepada kesuksesan. Sangat menarik tentu saja, apalagi ia hanya membawakannya dalam waktu kurang dari tiga menit. Sangat ringkas dan berisi.

Ia memulai presentasinya dengan bercerita bahwa tujuh tahun sebelum hari itu ia bertemu dengan seorang anak muda, masih setara SMA, bertanya kepadanya tentang bagaimana caranya menjadi orang yang sukses. Saat itu dia tidak bisa menjawab dengan baik sehingga ia memutuskan untuk mengadakan penelitian selama tujuh tahun yang membawanya kepada sekitar 500 wawancara. Orang-orang yang diwawancarainya pun bukan orang biasa tapi orang-orang yang dikenal sukses di bidangnya.

Dalam video tersebut, ia menyebutkan ada 8 (delapan) faktor sukses:

1. Passion (Keinginan yang sangat besar)
Tentunya kita semua tahu bahwa saat kita sangat menggemari apa yang kita kerjakan, maka kita berpeluang sangat besar untuk sukses di bidang itu. Mengapa? Tentu saja karena jika kita mencintai pekerjaan kita, apapun hambatan dan rintangannya, kita akan lebih mampu untuk bertahan dibandingkan jika kita tidak mencintai pekerjaan kita. Beberapa orang mengatakan: “If you want to be success, do what you love.” (Jika kamu ingin menjadi sukses, lakukan apa yang kamu sukai)

2. Work (Kerja keras)
Tidak ada sesuatu yang berharga dapat diraih dengan mudah. Semuanya perlu kerja keras. Tapi jika kita memenuhi syarat pertama, maka semua kerja yang kita lakukan akan kita jalani dengan menyenangkan.

Di sisi lain, akhir-akhir ini sering terdengar “Don’t work hard, work smart!” (Jangan bekerja keras, bekerja cerdaslah!) Ungkapan tadi ada benarnya, meskipun beberapa orang akhirnya salah mengartikan hal tersebut. Perlu kita ingat bahwa bekerja cerdas adalah bekerja dengan prinsip-prinsip dasar yang lebih efektif. Bagaimana kita bisa menemukan cara yang efektif jika kita tidak mengulanginya berkali-kali?

3. Focus
Bagaimana hangatnya sinar matahari pagi? Tentu saja dulu kita tidak pernah membayangkan bahwa sinar matahari yang hangat itu mampu membakar kertas jika difokuskan dengan sebuah kaca pembesar. Itulah kekuatan fokus. Lebih lanjut, ada sebuah hukum yang diberi nama sesuai penemunya, Vilfredo Pareto, yaitu hukum Pareto (hukum 80/20) bahwa 80% hasil usaha kita adalah hasil dari 20% tenaga dan waktu yang kita berikan. Jadi, jika kita memaksimalkan 80% tenaga dan waktu kita pada 20% kegiatan terpenting kita, maka kita akan mampu meningkatkan efektifitas hingga 400% atau empat kali lipat.

4. Push (Dorong, Paksa)
Push, push, push! Untuk bisa sukses, kita harus mendorong diri kita, secara fisik maupun secara mental. Hilangkan semua keraguan. Untuk bisa sukses, kita hanya perlu kaki yang lebih cepat melangkah, tangan yang lebih banyak berbuat, mulut yang lebih banyak berdoa, dan hati yang lebih yakin dari orang kebanyakan. Paksakan!

Jika kita sulit melakukan sesuatu hal baik karena diri kita sendiri, lakukanlah hal itu untuk orang-orang yang kita cintai.

5. Ideas
Seberapa mahal ide kita? Tidak ada yang tahu. Tapi satu hal yang pasti adalah saat kita mampu melihat apa yang tidak dilihat orang lain dan kita melaksanakannya, maka di saat itulah ide kita akan menjadi sangat mahal. Tidak percaya? Tanyakan saja pada Bill Gates, Mark Zuckerberg, Henry Ford, dan lain-lain.

6. Good/Improve
Dalam video tersebut, ia mengutip kata-kata Alex Garden: “To be successful put your nose down in something and get *** good at it.” Dapat kita terjemahkan secara bebas, “Untuk menjadi sukses, fokuslah pada sesuatu dan jadilah yang terbaik di bidang itu.”

Dalam situsnya, John mengganti kata Good menjadi Improve. Ia juga memberi contoh bahwa kesuksesan Bill Gates hanya dipengaruhi secuil keberuntungan dengan banyak sekali pengembangan diri. Bagaimana dengan kita?

7. Serve (Melayani)
Saat pidato pengangkatan Obama menjadi presiden AS, John membuat suatu penelitian. Ia menghitung berapa kata “I” (aku) dalam pidato sang presiden. Dalam 20 menit, John menghitung bahwa Obama hanya menggunakan kata “aku” tiga kali saja.

Di lain waktu, ia menguji hal yang sama kepada dua orang pengangguran, laki-laki dan wanita. Hasilnya cukup mengejutkan, dalam 10 menit, laki-laki tersebut menyebutkan kata “aku” 64 kali dan sang wanita menyebut “aku” 51 kali. Jika kita ekstrapolasikan, maka dalam waktu 20 menit sang pria 128 kali dan sang wanita 102 kali.

Anda melihat bedanya? Orang yang sukses selalu memikirkan dan melayani orang lain dengan baik, dan bukan terus-terusan memikirkan diri sendiri.

8. Persist (Tekun)
Di benua Afrika terdapat sebuah suku yang sangat terkenal di kalangan ilmuan. Bagaimana tidak, mereka dikenal sebagai suku yang “pasti” mampu menurunkan hujan dengan tarian mereka. Akhirnya beberapa ilmuan memutuskan untuk meneliti. Setelah beberapa lama, para ilmuan sampai pada sebuah kesimpulan bahwa suku itu benar-benar mampu “menurunkan hujan”.

Apa yang berbeda dengan tarian suku lain? Sama sekali tidak ada. Satu-satunya perbedaan adalah suku itu tidak akan pernah berhenti menari sebelum hujan yang mereka tunggu turun dari langit. Jika perlu tiga hari sampai turun hujan, mereka akan menari dalam tiga hari, Jika perlu seminggu, mereka akan menari dalam seminggu. Betapa kekuatan persistensi.

Demikianlah review dari video tersebut, Anda dapat melihat dan mendownloadnya di sini.

Bagaimana tanggapan Anda? Silakan tulis komentar Anda di bawah ini? Menurut saya, hal yang disampaikannya sangat bagus meskipun ada yang kurang, yaitu doa dan tawakkal. Sebagai muslim, kedua hal ini adalah salah satu esensi dari ibadah kepada Allah.

Image source: taistnotwaist.wordpress.com, be-4.com


0 Responses to “What Leads to Success?”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Quotes of The Week

20 April 2010 - 26 April 2010

Imam Ahmad bin Hambal ditanya, "Kapan seorang hamba bisa istirahat?" Beliau menjawab, "Ketika kakinya menginjak syurga."

- Imam Ahmad bin Hambal

Blog Stats

  • 4,164 hits

Featured Image


Mount Fuji in Japan | kiraku.tv
Indahnya Gunung Fuji melatarbelakangi bunga sakura yang sedang bersemi. (Mar 23, 10)

Archives


%d bloggers like this: